Apa post yang dimaksud itu yang ini?
Ya saya sedikit lupa ingat tapi ini yang saya maksud walau memang ada perbedaan. Kalau ini dibuat oleh negara konoha dengan lembaga OJK sebagai pembuatya, dan nampaknya mereka telah mengklasifikasikan tapi apakah mereka juga merujuk SEC melalui tes Howey dalam penentuannya? saya tidak tahu pasti.
BTW, saya kira project2 yang ada buy-back dan mekanisme token burn yang tujuannya untuk manage supply, yang pada akhirnya naikin harga, bakal masuk kategori sekuritas, ternyata tidak juga. Kenapa ya?
Ingat SEC memiliki dasar dengan sistem tes Howey untuk penentuan masuk dalam kategori securitas atau bukan. Ada 4 kategori yeng dalam Howey test investasi uang, perusahaan bersama, ekspektasi keuntungan, dan upaya pihak lain. Ingat yang dikatakan semua tergantung mekanisme kegiatan ekonomi yang terjadi. Misal tim menjanjikan profit melalui buy back dan burn silahkan beli pasti harganya naik. Nah kalau seperti ini nampaknya termasuk kategori sekuritas. Jadi dasarnya harapan keuntungan dari usaha orang lain. Jadi buy back atau burn bisa hanya sebagai alat mengendalikan supply yang beredar tanpa janji keuntungan kalapun harganya naik karena pasar itu juga sama bukan menyebabkan menjadi sekuritas. CMIIW
Sumber:
1. https://www.sec.gov/files/rules/interp/2026/33-11412.pdf
2. https://www.investopedia.com/terms/h/howey-test.asp

. Untuk harga BTC hampir 1,5 bulan masih ada yang menahan di area $61K dan $76k di untuk tertinggi. Nampaknya imbas perang sempat terjadi penurunan tapi nampaknya kepercayaan terhadap Bitcoin masih kuat, walau kabarnya Trump meminta tambahan dana perang US$200 miliar. Adakah yang memprediksi akan terus naik? saya sendiri agak pesimis BTC akan naik lebih dari $76k, saya cenderung malah akan turun. IMO